Harga TBS di Babel Masih Berkutat di Level Rp 2.000-an

Teks Foto: Karim (47), salah satu buruh harian lepas saat mengangkat tandan buah segar (TBS) di sebuah perkebunan sawit di bangka Belitung (Babel). Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Babel memutuskan harga TBS untuk periode November mengalami kenaikan. (sumber foto: Bangkapos)

SAMADE – Sudahlah ditetapkan sekali dalam sebulan, eh, harga resmi tandan buah segar (TBS) produksi petani sawit bermitra di Provinsi Bangka Belitung (Babel) masih berkutat di level Rp 2.000-an.

Padahal di provinsi lain harga TBS produksi petani sawit bermitra sudah menembus Rp 3000-an per kilogram (kg). Bahkan, khusus Sumut, Riau, dan Jambi ditetapkan sekali dalam seminggu.

Dari informasi resmi Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Babel, Selasa (9/11/2021), disebutkan untuk harga TBS dari tanaman sawit tahun tanam 10-20 tahun di bulan November menjadi Rp 2.811 per kg, naik Rp 226 dari bulan lalu yang mencapai Rp 2.585 per kg.

Harga minyak sawit mentah atau crude palm oil (CPO) diputuskan senilai Rp 13.166,45 per kg dan palm kernel atau inti sawit Rp 7.630,31 per kg. Indeks “K” ditetapkan 88,64 persen.

Berikut datar harga TBS per kg untuk produksi petani bermitra di Provinsi Babel untuk bulan November 2021:

Usia 3 tahun rendemen 17,15% Rp 2.333 bulan lalu Rp 2.140 selisih Rp 193

Usia 4 tahun rendemen 17,77% Rp 2.420 bulan lalu Rp 2.220 selisih Rp 200

Usia 5 tahun rendemen 18,39% Rp 2.510 bulan lalu Rp 2.302 selisih Rp 208

Usia 6 tahun rendemen 19,01% Rp 2.607 bulan lalu Rp 2.390 selisih Rp 217

Usia 7 tahun rendemen 20,23% Rp 2.739 bulan lalu Rp 2.514 selisih Rp 225

Usia 8 tahun rendemen 20,74$ Rp 2.784 bulan lalu Rp 2.558 selisih Rp 227

Usia 9 tahun rendemen 20,88% Rp 2.790 bulan lalu Rp 2.564 selisih Rp 226

Usia 10-20 tahun rendemen 21,16% Rp 2.811 bulan lalu Rp 2.585 selisih Rp 226

Leave a Comment